Skip to main content

Unda #Perkenalan

Unda? itu sapaan untuk ku saat ini sayang, aku ingin berkenalan dengan mu, dengan menyebut diriku Unda.. mungkin itu plesetan dari kata "bunda". tak apa.. Aku ingin merasa akrab dengan mu dengan panggilan ini, untuk nanti saat kita benar benar telah bertemu, kamu ingin memanggil ku apa, terserah pada mu sayang.

Hari ini Unda sedang berada di sekret Forces, sebuah tempat dimana biasanya Unda menghabiskan waktu hingga jam 9 malam. Forces ini organisasi yang Unda ikuti saat kuliah sayang. hmm suatu saat kamu juga harus mencoba untuk berorganisasi. Saat itu kamu akan memiliki banyak kenalan baru sayang. Selalu menyenangkan berada di sekret, karena biasanya Unda akan bertemu dengan banyak orang, bertukar pikiran, bercanda, dan banyak lagi. hari ini Unda sedang kangen sekret sayang, kangen bertemu banyak orang, dan, memang banyak orang saat ini. namun, orang orang ini, ternyata baru, bukan orang yang biasanya Unda temui, ya.. orang orang baru. ya begitu lah sayang, dalam kehidupan ini, semua ada pasangannya, salah satunya yang datang dan yang pergi. sekret forces kini dipenuhi orang orang baru yang datang, kamu harus mengetahui hal itu sayang, agar kamu tak kecewa nantinya saat ada orang orang disekitarmu yang pergi dan berganti orang yang baru. perubahan memang selalu ada sayang.

ah, Unda terlalu banyak berceramah di awal tulisan Unda ini, maaf ya sayang, padahal Unda hanya ingin berkenalan dengan mu. kita kenalan saja ya sayang. Kamu tahu? Unda sekarang berusia 20 tahun, saat ini, saat mengetik tulisan ini, sebenarnya tinggal beberapa bulan lagi usia Unda 21 tahun sayang. Usia yang semakin tua. Harusnya Unda tumbuh semakin dewasa, iya kan sayang? tapi entah mengapa Unda masih sering bersikap seperti anak kecil yang manja dan cengeng. Tapi.. Unda akan selalu berusaha menjadi orang yang lebih baik sayang, apalagi mengingat nantinya tanggung jawab Unda adalah mendidik dan membesarkan mu, Unda harus memiliki banyak persiapan untuk hal itu. 

Saat ini Unda berpikir, akankah Allah mempercayakan kamu pada Unda sayang? ahh, belum ada yang tahu, lalu bagaimana nantinya setiap tulisan ini akan kamu baca? mungkin jika memang kita berjodoh, maka Unda akan memberikan tulisan tulisan ini untukmu, untuk jadi gambaran saat kamu tumbuh nanti. tidak harus persis sama seperti apa yang Unda inginkan di tulisan ini. Kamu bebas nanti menjadi pribadi yang kamu ingin kan, asalkan kamu mampu bertanggung jawab atas pilihan mu ini sayang. Lalu.. bagaimana seandainya jika kita tidak berjodoh? yaa.. semoga tulisan Unda ini bisa menjadi pengingat untuk diri Unda sendiri, tentang pengalaman yang sebaiknya Unda ambil hikmahnya, untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama. Insyaallah,, tulisan ini akan jadi penyemangat untuk Unda juga, atau mungkin akan menjadi tempat Unda melepaskan penat pikiran, agar Unda bisa berpikir lebih jernih. Ya, semoga selalu ada manfaatnya ya tulisan Unda ini.

Sayang, esok Unda berencana untuk mengantar teman Unda, namanya Tika, mungkin nanti kamu bisa memanggilnya dengan tante Tika. Unda dan Tante Tika akan pergi ke SD untuk uji coba kuisioner. Iya, jadi sekarang ini harusnya Unda sibuk mempersiapkan skripsi Unda sayang. Tapi, Unda akan selalu berusaha menuliskan pengalaman Unda di ujung perkuliahan ini, agar nanti ketika Unda tidak bisa bercerita banyak pada mu, Unda bisa memberikan tulisan tulisan ini pada mu sayang. Baiklah, mungkin Unda sudahi dulu perkenalan Unda. Nantinya Unda akan banyak menulis juga sayang. Unda akan selalu berdoa semoga Allah mempercayakan Kamu dan Ayah mu pada Unda kelak. 

Salam sayang

Unda

Popular posts from this blog

Siap Menikah (?) part 1

“Dan diantara tanda-tanda kekuasaanNya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikanNya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.” [QS. Ar. Ruum (30):21]. Kalimat ini sering banget muncul di bagian awal-awal undangan pernikahan yang disebar via dunia maya. Sampe-sampe khatam kalau misalnya ada kalimat basmallah dan dilanjut terjemahan ini, dapat dipastikan itu adalah undangan pernikahan. Di usia sekarang ini (red : 23 tahun) teman sepermainan sudah banyak yang mengirimkan surat undangan, lalu kita menghadirinya, sembari kemudian banyak yang bertanya juga "kondangan terus, kapan dikondangin?" baiklah. Itu klise yang memang tak penting untuk dijawab, karena toh orang yang nanya juga ga sepenuhnya peduli dengan "kapan" nya kita, wqwq. Adakalanya quotes quotes ajaib beredaran dunia maya sebagai ...

Passion mu

Dirasakan atau tidak, kesendirian dan rasa sepi saat jauh darimu selalu ada. Sibuk ataupun tidak, kekhawatiran tentang mu bergumam dalam kepala. Apa kamu makan cukup, apa orang-orang memperlakukan mu dengan baik, apa kamu bisa mandi setiap hari dan tidak sakit, apa ada gadis atau mungkin janda yang merebut perhatian mu? Ah yang terakhir pasti tidak mungkin. Kurasa, yaaa.. tidak mungkin saja. Atau mungkin saja sih, kalau kamu bertemu yang mirip dengan ku. Tapi, katamu aku cuma satu. Dulu. Rasanya sekarang aku ingin langsung berlari untuk menelponmu. *** "Beberapa waktu ke depan aku ditugaskan di perbatasan Indonesia, Cilla" Ungkap mu saat kita berlibur di Jogja. Penginapan dengan nuansa rumah joglo yang kamu pilih, ditambah lagi rencana kita untuk bercakap-cakap menggunakan bahasa daerah, benar-benar membuatku merasa menjadi orang Jawa. Aku prepare untuk belajar bahasa jawa, meski sebenarnya aku cukup mengerti walau sedikit. Kamu juga pernah tinggal lama di s...

Aku Tak (Akan) Curang

"Aku.. ," ucapku memulai percakapan kita. "Takut, jika sikap terlalu khawatir ku justru membuat mu merasa tak nyaman" Lanjut ku "Terlalu khawatir akan hal apa?" Tanyamu menanggapi enggan Dan ku terdiam. Mungkin memikirkan jawaban. Atau memang benar benar kehabisan kata untuk mengungkapkan. Mungkin bagimu yang terlihat lebih banyak tak peduli, aku adalah sosok yang terlalu banyak perhatian. Bagimu yang menganggap semuanya simple, Aku orang yang terlalu rumit. Entahlah, Aku hanya terlalu sering memikirkan hal yang mungkin, tidak penting. Aku hanya orang yang terlalu banyak kekhawatiran, apalagi jika tentang mu. Mungkin ini hanya karena ku merasa tak percaya diri. Merasa masih seperti mimpi, saat orang seperti mu ada di sini, bersamaku. Maka itu aku khawatir, jika membebani atau merepotkanmu. "Terimakasih Cill," Ujar mu, "Terimakasih sudah mau khawatir tentang ku, sekaligus maaf jika aku memang membuat mu khawatir" Lanjut mu  An...