Skip to main content

Buat Nisam


Hepiii 21 Nisaaaaaaammmm.. wah teman ku yang satu ini namanya Nisa Mawadaturrohmah.. lahir di Bogor *kayaknya tanggal 21 juli 21 tahun yang laluuu... waah.. maap ya nisam telat banget ngucapin selamatnya sama kamu.. apalagi lewat blog kayak gini.. harapannya suatu hari kamu tidak sengaja membacanya gituuuu.. hihi.. wish u all the best nisaaaam..

Kamu itu sahabat yang baik.. rajin.. tulisannya bagus dan rapi *lho cerewet.. ceriaa. Jarang banget liat nisam sediih.. semoga sajaa selalu semangat seperti iniii.. jadi ingat dulu kenalan pertama kali pas asistensi pai.. nisam inget ngga?? Hehe.. aku waktu itu masih pemalu *corett.. ahahah.. pokoknya masih belom akrab sama nisam.. yah namnaya juga baru kenal keles.. --"

Ahahha.. waktu tpb kita satu rohis.. inget ngga?? Sampe ekhirnya kita tetep di endocrine pas udah masuk departemen.. banyak banget moment bareng nisam..

Inget juga ngga yang waktu di nanggung?? Ahaha.. waktu aku baca buku kamu itu lhooo.. yang di bilang aku kepoo.. kan kamu lebih kepoo.. ahaha.. seneng banget deh kenal sama nisam.. semoga diumurnya yang ke 21 ini bisa tambah dewasa.. dan ngga cengeng kalo di rumah *upps hehe..
Semoga umurnya berkah dan selalu bermanfaat untuk orang lain yaaa.. semangat nisa cantiiik..

Salam sahabatmu yang ngga kalah cantik *ahahha
Elis Lisnawati

Popular posts from this blog

Siap Menikah (?) part 1

“Dan diantara tanda-tanda kekuasaanNya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikanNya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.” [QS. Ar. Ruum (30):21]. Kalimat ini sering banget muncul di bagian awal-awal undangan pernikahan yang disebar via dunia maya. Sampe-sampe khatam kalau misalnya ada kalimat basmallah dan dilanjut terjemahan ini, dapat dipastikan itu adalah undangan pernikahan. Di usia sekarang ini (red : 23 tahun) teman sepermainan sudah banyak yang mengirimkan surat undangan, lalu kita menghadirinya, sembari kemudian banyak yang bertanya juga "kondangan terus, kapan dikondangin?" baiklah. Itu klise yang memang tak penting untuk dijawab, karena toh orang yang nanya juga ga sepenuhnya peduli dengan "kapan" nya kita, wqwq. Adakalanya quotes quotes ajaib beredaran dunia maya sebagai ...

Passion mu

Dirasakan atau tidak, kesendirian dan rasa sepi saat jauh darimu selalu ada. Sibuk ataupun tidak, kekhawatiran tentang mu bergumam dalam kepala. Apa kamu makan cukup, apa orang-orang memperlakukan mu dengan baik, apa kamu bisa mandi setiap hari dan tidak sakit, apa ada gadis atau mungkin janda yang merebut perhatian mu? Ah yang terakhir pasti tidak mungkin. Kurasa, yaaa.. tidak mungkin saja. Atau mungkin saja sih, kalau kamu bertemu yang mirip dengan ku. Tapi, katamu aku cuma satu. Dulu. Rasanya sekarang aku ingin langsung berlari untuk menelponmu. *** "Beberapa waktu ke depan aku ditugaskan di perbatasan Indonesia, Cilla" Ungkap mu saat kita berlibur di Jogja. Penginapan dengan nuansa rumah joglo yang kamu pilih, ditambah lagi rencana kita untuk bercakap-cakap menggunakan bahasa daerah, benar-benar membuatku merasa menjadi orang Jawa. Aku prepare untuk belajar bahasa jawa, meski sebenarnya aku cukup mengerti walau sedikit. Kamu juga pernah tinggal lama di s...

Aku Tak (Akan) Curang

"Aku.. ," ucapku memulai percakapan kita. "Takut, jika sikap terlalu khawatir ku justru membuat mu merasa tak nyaman" Lanjut ku "Terlalu khawatir akan hal apa?" Tanyamu menanggapi enggan Dan ku terdiam. Mungkin memikirkan jawaban. Atau memang benar benar kehabisan kata untuk mengungkapkan. Mungkin bagimu yang terlihat lebih banyak tak peduli, aku adalah sosok yang terlalu banyak perhatian. Bagimu yang menganggap semuanya simple, Aku orang yang terlalu rumit. Entahlah, Aku hanya terlalu sering memikirkan hal yang mungkin, tidak penting. Aku hanya orang yang terlalu banyak kekhawatiran, apalagi jika tentang mu. Mungkin ini hanya karena ku merasa tak percaya diri. Merasa masih seperti mimpi, saat orang seperti mu ada di sini, bersamaku. Maka itu aku khawatir, jika membebani atau merepotkanmu. "Terimakasih Cill," Ujar mu, "Terimakasih sudah mau khawatir tentang ku, sekaligus maaf jika aku memang membuat mu khawatir" Lanjut mu  An...