Skip to main content

Lama Tak Nulis



Wah, syudah lama sekali tidak menulis di blog, baiklah, ini aktif nulis lagi kali yaa,, kan udah jadi mahasiswi tingkat akhir,, *lho, ahahahha
Ya,, ini pengen aktif lagi coba, gara-gara kamuu,, iya kamu, *coret slah fokus, Gara-gara kemaren sempet di senggol sama kawan  sejawat mengenai Blog, “Blognya udah ngga update lagi ya??” ahahah.. rasanya itu kayak di lempar ke langit ke 7, ketemu monster laut berkaki sembilan, dikejar kadal raksasa di gua siluman, dan terjatuh kedalam lubang hitam tak berujung dimana raga ku melayang layang didalamnya.. *etdah ngaco nih, ngomong apa coba,, ahahaha
Ya syudah intinya nge jleb banget ngga sih ternyata ada yang merhatiin kita *lho kesitu, ahahah maksudnya ya masih ada yang care gitu sama kita yanga salnya rajin nulis *ngga juga sih sebenernya.. jadi males malesan nulis gini,, ahahah.
Betewe, ini kondisinya lagi kkp, dan situasi modem disini sungguh sangat heboh, walau pun ngga desa banget tampilannya tapi masalah sinyal, beuuuh, susah deh,, buat posting di blog, di facebook juga, aku juga nda tahu nih, mata udah berat ngantuk gitu.. tuh kan ngga nyambung hahahaha
Maklum udah ngantuk tapi masih pengen nulis dungs,, ya intinya mah ini pengen update apa gitu di blog,, ahaha,, baru buat letter to mukhlas deh barusan,, hihi,, ngaco emang di tulis tulis di blog, alay gitu deh,, ahahaha, ya syudah lah,, dia kan temen cowok yang baik dan heboh,, ngga apa apa lah ya kealayannya ditampilkan sesekali,, jangan marah ya klas aku tampilkan foto itu ahahahah
Penegn posting artikel nih,, disini lumayan ngubek ngubek dapet satu tulisan ahahah,, judulnya posyandu,, ntar diposting deh yaa,, ah aku lagi galau nih,, pengen bikin tulisan galau gituuu,, ahahaha coming soon 3 postingannya deh,,  sangkyuu,, mas Boecah Lawu atas senggol kata nya,, jleb kok,, aku langsung pengen nulis,, ahahahha,, apa coba elis elis,,

Pict Source :  http://2.bp.blogspot.com/-_qhaCMKn-sQ/UEaSwu4oaQI/AAAAAAAAAVM/OAMNMUFHbwk/s1600/pen_pencil.jpg

Popular posts from this blog

Siap Menikah (?) part 1

“Dan diantara tanda-tanda kekuasaanNya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikanNya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.” [QS. Ar. Ruum (30):21]. Kalimat ini sering banget muncul di bagian awal-awal undangan pernikahan yang disebar via dunia maya. Sampe-sampe khatam kalau misalnya ada kalimat basmallah dan dilanjut terjemahan ini, dapat dipastikan itu adalah undangan pernikahan. Di usia sekarang ini (red : 23 tahun) teman sepermainan sudah banyak yang mengirimkan surat undangan, lalu kita menghadirinya, sembari kemudian banyak yang bertanya juga "kondangan terus, kapan dikondangin?" baiklah. Itu klise yang memang tak penting untuk dijawab, karena toh orang yang nanya juga ga sepenuhnya peduli dengan "kapan" nya kita, wqwq. Adakalanya quotes quotes ajaib beredaran dunia maya sebagai ...

Passion mu

Dirasakan atau tidak, kesendirian dan rasa sepi saat jauh darimu selalu ada. Sibuk ataupun tidak, kekhawatiran tentang mu bergumam dalam kepala. Apa kamu makan cukup, apa orang-orang memperlakukan mu dengan baik, apa kamu bisa mandi setiap hari dan tidak sakit, apa ada gadis atau mungkin janda yang merebut perhatian mu? Ah yang terakhir pasti tidak mungkin. Kurasa, yaaa.. tidak mungkin saja. Atau mungkin saja sih, kalau kamu bertemu yang mirip dengan ku. Tapi, katamu aku cuma satu. Dulu. Rasanya sekarang aku ingin langsung berlari untuk menelponmu. *** "Beberapa waktu ke depan aku ditugaskan di perbatasan Indonesia, Cilla" Ungkap mu saat kita berlibur di Jogja. Penginapan dengan nuansa rumah joglo yang kamu pilih, ditambah lagi rencana kita untuk bercakap-cakap menggunakan bahasa daerah, benar-benar membuatku merasa menjadi orang Jawa. Aku prepare untuk belajar bahasa jawa, meski sebenarnya aku cukup mengerti walau sedikit. Kamu juga pernah tinggal lama di s...

Aku Tak (Akan) Curang

"Aku.. ," ucapku memulai percakapan kita. "Takut, jika sikap terlalu khawatir ku justru membuat mu merasa tak nyaman" Lanjut ku "Terlalu khawatir akan hal apa?" Tanyamu menanggapi enggan Dan ku terdiam. Mungkin memikirkan jawaban. Atau memang benar benar kehabisan kata untuk mengungkapkan. Mungkin bagimu yang terlihat lebih banyak tak peduli, aku adalah sosok yang terlalu banyak perhatian. Bagimu yang menganggap semuanya simple, Aku orang yang terlalu rumit. Entahlah, Aku hanya terlalu sering memikirkan hal yang mungkin, tidak penting. Aku hanya orang yang terlalu banyak kekhawatiran, apalagi jika tentang mu. Mungkin ini hanya karena ku merasa tak percaya diri. Merasa masih seperti mimpi, saat orang seperti mu ada di sini, bersamaku. Maka itu aku khawatir, jika membebani atau merepotkanmu. "Terimakasih Cill," Ujar mu, "Terimakasih sudah mau khawatir tentang ku, sekaligus maaf jika aku memang membuat mu khawatir" Lanjut mu  An...